Friday, August 8, 2014

Gaza Memanggil

Angin menyapa membisik muram
Langit terbentang berbaju suram

Saat pagi merayap ke kaki Buana
Saat air menyimbah ke muka

" Ada akal di landa ke tenangan
Ada hati di langgar kegelisahan "

" Ada jasad bersenang kelenaan
Ada ajal di angkat kesyahidan "

Tasbih terhenti tergantung di tangan
Apa yang menganggu sekangkang ketenangan

Adakah aqsa milik mereka
Atau milik kita semua

Terus mengapa aku disini?
Duduk bersahaja berdiam diri?

Sedangkan sudah lama aku mengerti
Aqsa memanggil tanpa henti

Anak kecil menangis ketakutan
Mereka rakus menerangi kegelapan

Masjid rumah hancur berkecai
Yang tinggal hanya jasad terburai

Namun apa yang aku mampu beri?
Sekadar menonton di televisi?

Terus?
Apa yang terjadi?

Mahu saja di tempiknya sekuat hakikat
Mahu saja di jeriknya ke hujung kudrat

Namun...
Apalah pula di hujung kesudahannya?
Adakah sama saja isi keputusannya?

Bertahan bertahan dan teruslah bertahan
Selagi Tuhan masih setuju itu, sebagai Ujian

Bertahan bertahan dan teruslah bertahan

Selagi Tuhan masih memberi kewarasan
Selagi Tuhan masih melemparkan kenikmatan
Selagi Tuhan masih mencurah akan kemanusian

Bertahan bertahan dan teruslah bertahan

Kita sedar kita kenal dan kita nantikan
Sehingga tiba masanya, kita dimuliakan

Ingatlah wahai teman persaudaraan
Janji Tuhan itu tepat tidak pula pernah diperdayakan
Al- Israq : 4-7

Bertahan bertahan dan teruslah bertahan

-brokay-

No comments:

Post a Comment